Anti Corruption Film Festival (ACFF) 2015 di Gedung New Majestic, Jalan Braga, Kota Bandung merupakan ajang penganugrahan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Kamis, 10/12/ 2015) .
Kegiatan ini merupakan bagian dari puncak peringatan acara Hari Anti Korupsi tahun 2015 yang sekaligus gelaran tahun ketiga, sebanyak 513 film bertema antikorupsi dari sineas-sineas muda di seluruh Indonesia, bersaing untuk mendapatkan kebanggaan menjadi media kampanye pencegahan korupsi KPK.
"Malam ini kami akan mengumumkan 9 pemenang dari kategori fiksi pendek, dokumenter pendek, animasi pendek, iklan layanan masyarakat, citizen journalism dan film favorit juri," kata Ari Nugroho, Ketua Dewan Juri ACCF 2015 saat konferensi pers.
Dari 513 film, terseleksi 32 film bertema antikorupsi yang akan bersaing kembali menjadi 9 film terbaik.
Selain hasil karyanya dijadikan sebagai media kampanye, 9 pemenang dari 5 kategori, akan mendapatkan hadiah perlengkapan dan alat yang digunakan dalam pembuatan film seperti camcorder, digital camera dan laptop Macbook Pro.
Ari menambahkan, jumlah peserta yang mengikuti kompetisi ACFF pada tahun ketiga ini melonjak 3 kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2014 jumlah film yang dikirimkan hanya 300 film.
"Artinya semangat anak muda untuk berjuang melawan korupsi melonjak luar biasa. Tahun ini perbedaan paling mendasaar adalah ceritanya lebih beragam," ungkapnya.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya sesuai perjanjian, film-film pemenang akan menjadi milik KPK untuk dijadikan media kampanye pencegahan tindak pidana korupsi di masyarakat" tambah Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi
Menurut Johan, film menjadi salah satu media kampanye yang paling efektif untuk menyentuh masyarakat terutama kalangan pemuda.
"Bagi KPK, film adalah medium yang bisa mempengaruhi secara langsung publik. Alangkah bagusnya kalau menampilkan perilaku antikorupsi sehingga penonton bisa terekam di dalam sanubarinya, paling tidak memberi gambaran tentang perilaku antikorupsi," tuturnya.
Johan berharap ajang ini mampu merangsang sineas-sineas muda lainnya untuk bisa membuat film yang bisa menyentuh isu tentang korupsi.
"Masih jarang film-film yang mengakat 9 nilai antikorupsi," ujarnya.
Berikut adalah pemenang-pemenang dalam ACFF 2015.
- Pemenang Film Fiksi Pendek Kategori Pelajar ACFF 2015 adalah Nilep (Menguntil) Karya Wahyu Agung Prasetyo.
- Pemenang Film Fiksi Pendek Kategori Umum ACFF 2015 adalah Nyumbang Karya Rahma Nurlida Sari.
- Pemenang Film Dokumenter Pendek Kategori Pelajar ACFF Dibalik Kilang Karya Gerry Arsuma Oeyoen.
- Pemenang Film Animasi Film Pendek ACFF 2015 adalah Race karya Oktadia Mardoko.
- Pemenang Film Kategori Citizen Journalism ACFF 2015 adalah Aksi Protes Mancing di Tengah Jalan Karya Is Aryanto.
- Pemenang kategori iklan layanan masyarakat ACFF 2015 adalah Pembocoran Aliran Dana Sutradara Wahyu Utami Wati.
- Pemenang Kategori Bikin Film Bareng KPK ACFF 2015 adalah Tinuk, Karya Aprilingga R Dani.
- Untuk dua film Pilihan Juri ACFF 2015 adalah Nilep dan J(m)ujur. PUTRA PRIMA PERDANA

0 Response to "KPK Beri Anugrah Untuk Sineas-Sineas Muda Melalui Anti Corruption Film Festival (ACFF) 2015"
Post a Comment