Hari ini TNI AU berduka setelah terjadi kecelakaan jatuhnya pesawat tempur jenis Jet T50i Golden Eagle yang berakibat gugurnya sang pilot. Pesawat ini jatuh sekitar pukul 09.53 WIB setelah melakukan akrobatik dan terbang rendah dalam acara Atraksi Gebyar Dirgantara AAU Yogyakarta di dalam kompleks Kesatrian AAU Adi Sutjipto. Pesawat ini ditunggangi oleh Pilot dan Kopilot Letkol Penerbang Marda Sarjono dan Mayor Penerbang Dwi Cahyono dari Skadron udara 15.
Berikut keterangan dari Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Dwi Badarmanto dalam keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (20/12).
"Musibah ini tidak kita inginkan. Persiapan Gebyar Dirgantara ini persiapannya sudah lama. Para penerbang sudah dilatih terus. Kemarin mereka sudah melakukan atraksi dengan baik. Tapi itulah musibah," kata Marsekal Dwi.
"Langkah-langkah yang diambil tim investigasi sudah dikirim ke Yogya. Tim investigasi dikepalai Wakasau. Beliau akan memimpin investigasi ada hal apa penyebabnya," lanjutnya lagi.
Namun TNI AU enggan menduga-duga apa penyebab kecelakaan tersebut. Mereka meminta semua pihak menunggu hasil investigasi.
"Semua info ada dari saya. Kita investigasi dulu. Jangan percaya video amatir," jelasnya.
Dwi menjelaskan saat ini pengurus PIA Ardhya Garini telah berangkat ke rumah duka untuk menemui keluarga korban. Kasau Marsekal Ade Supriatna juga akan segera berangkat pada kesempatan pertama ke Yogya.
Berikut keterangan dari Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Dwi Badarmanto dalam keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (20/12).
"Musibah ini tidak kita inginkan. Persiapan Gebyar Dirgantara ini persiapannya sudah lama. Para penerbang sudah dilatih terus. Kemarin mereka sudah melakukan atraksi dengan baik. Tapi itulah musibah," kata Marsekal Dwi.
"Langkah-langkah yang diambil tim investigasi sudah dikirim ke Yogya. Tim investigasi dikepalai Wakasau. Beliau akan memimpin investigasi ada hal apa penyebabnya," lanjutnya lagi.
Namun TNI AU enggan menduga-duga apa penyebab kecelakaan tersebut. Mereka meminta semua pihak menunggu hasil investigasi.
"Semua info ada dari saya. Kita investigasi dulu. Jangan percaya video amatir," jelasnya.
Dwi menjelaskan saat ini pengurus PIA Ardhya Garini telah berangkat ke rumah duka untuk menemui keluarga korban. Kasau Marsekal Ade Supriatna juga akan segera berangkat pada kesempatan pertama ke Yogya.

0 Response to "TNI AU berduka: Ini Penjelasan Jatuhnya Pesawat Jet T50i Golden Eagle yang Jatuh di Yogyakarta"
Post a Comment