Tujuan setiap orang pastilah mencari kebahagiaan. Benarkah bahagia itu sederhana? jawabannya pasti "di situ kadang saya merasa sedih" sebagai Meme (dibaca mim) yang sedang booming dikalangan netter atau pengguna sosmed atas kata-kata Bripda Dewi di acara 86. waw,.. ternyata ikut hanyut dalam meme terkini. Kembali pada pertanyaan benarkah bahagia itu sederhana? Rasanya hampir disetiap dia, kita, kalian dan mereka akan menjawab mencari kebahagiaan itu seperti mencari jarum dalam tumpukan
jerami. Sesulit dan serumit itu kah bahagia???
Kebahagiaan adalah suatu pilihan tentunya sebuah keputusan dari setiap pribadi seseorang. Banyak diantara kita mencari kebahagiaan dengan cara-caranya sendiri bahkan ada yang mencarinya hingga dapat menjerumuskannya pada masalah-masalah yang membuatnya semakin tidak bahagia. Mengapa demikian? karena kita sering kali mencari dan menganggap kebahagiaan itu berasal dari luar diri kita.
jerami. Sesulit dan serumit itu kah bahagia???
Kebahagiaan adalah suatu pilihan tentunya sebuah keputusan dari setiap pribadi seseorang. Banyak diantara kita mencari kebahagiaan dengan cara-caranya sendiri bahkan ada yang mencarinya hingga dapat menjerumuskannya pada masalah-masalah yang membuatnya semakin tidak bahagia. Mengapa demikian? karena kita sering kali mencari dan menganggap kebahagiaan itu berasal dari luar diri kita.
Misalnya tentang cinta, kita baru merasa bahagia setelah diberikan sesuatu dari kekasih kita atau hanya
sekedar dari kehadirannya dalam hidup kita, bagi mereka yang jomblo masih sering merasa galau bahkan mungkin dosis galaunya melampaui batas normal karena kesendiriannya itu mereka merasa tidak bahagia. Kebahagiaan bukan berasal dari orang lain. Kebahagiaan bukan dari soal materialis dengan benda-benda yang mewah atau sebuah pangkat/gelar yang tinggi. Hingga terjerat korupsi atau menjajakan diri. Kebahagiaan pun bukan berasal dari refleksi sebuah keadaan atau situasi. Seperti mendapat pacar baru, mendapat senyuman dari gebetan, menemukan uang seribu dijalan, atau dibelikan gadget baru. Meskipun tidak dapat dipungkiri hal-hal itu memberi kebahagiaan pada hidup kita. Namun, kebahagiaan tidak dapat kita beli dan dicari di mana pun di dunia ini di luar diri kita sendiri. Seorang bijak bernama Rumi berkata, "kita mencari kalung permata dari ruangan ke ruangan yang sebetulnya ada di leher kita sendiri". Ini pun sama halnya saat ini pun sama halnya saat kita mencari kebahagiaan. Kita mencarinya kemana-mana dan kita tidak pernah persis mengetahui kebahagiaan itu berasal yang sebetulnya ada pada diri kita karena bahagia kita yang menciptakanya dalam pilkiran kita. Sederhana bukan? Sesederhana kita mengucapkan kata BAHAGIA. Hambatan yang membuat kita tidak bahagia adalah pemikiran yang keliru dari dirikita tentang konsep bahagia. Kebahagiaan sebagai sebuah perasaan yang bernilai positif dan menggairahkan yang terciptadari dalam pikiran kita sendiri dan setiap manusia dapat rasakan dari hati yang paling dalam. Hal penting yang perlu diubah dalam pikiran kita adalah persepsi untuk mengejar bahagia, sebab semaikn dikejar maka bahagia akan semakin menjauh. Jika begitu mulailah menciptakan kebahagiaan kita sendiri. Hanya sebuah aklamasi yang sederhana untuk menjadikan kita bahagia. Ucapkan dan ulangilah dengan lantang ”SAYA (Nama anda) memutuskan untuk bahagia saat ini, tanpa menghiraukan cuaca,orang lain, mentri, atau apapun yang terjadi pada diri saya”. Mengapa harus diucapkan dan diulangi karena tanpa kita sadar secara otomatis sedang memasukan program kedalam pikiran bawah sadar kita bahwa kita berhak bahagia dan kita selalu bahagia kapan pun di mana pun.
So, berbahagialah jadi orang yang bahagia karena kita sudah diapresiasi oleh PBB yang telah menetapkan tanggal 20 Maret Sebagai bentuk ikut merayakan Hari Kebahagiaan Internasional yang sebentar lagi kita peringati.

0 Response to "Bahagia Itu Sederhana"
Post a Comment